Pagi dunia, disaat orang lain bangun dari tidurnya mereka tersenyum tanda tak punya beban berbeda dengan aku saat bangun tidur semua masalah siap menggrogoti pikiranku lagi.
Aku saat ini berada dalam situasi yang kurang menguntungkan, malah sebaliknya saat ini aku sedang menikmati pahitnya kegagalan. Beginilah nasib orang yang lebih mementingkan sesuatu yang kurang urgen daripada yang urgen, lebih mementingkan organisasi daripada kuliahku sendiri yang berada diujung tanduk, aku bagaikan sebuah lilin yang mampu meneragi orang namun diriku sendiri terbakar meleleh dan habis.
Saat tiba disini, seakan-akan anganku tuk menjadi orang sukses nanti semakin dekat saja, namun kini anganku itu seolah-olah hanya impian kebohongan semata, aku terjatuh namun tak sadar.
Aku butuh sinar matahari dikala siang, dan butuh cahaya rembulan diwaktu malam.
Bila tak berubah sekarang juga, mati saja!!